Beberapa Makanan di Palangka Raya Ketika Bulan Ramadhan
Kolak pisang
Kolak merupakan makanan khas Indonesia yang menggunakan bahan dasar pisang, ubi, hingga kolang kaling yang direbus dengan santan kelapa. Makanan yang memiliki rasa manis, legit dan menyegarkan ini sering dijumpai sepanjang bulan Ramadhan. Banyak sekali berbagai varian rasa kolak yang mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan selama bulan Ramadan. Bahkan, kolak seolah telah menjadi menu wajib untuk berbuka puasa. Kolak yang terbuat dari bahan dasar pisang, juga bisa dicampur dengan bahan lainnya yang akan menambah cita rasa kolak semakin lezat.
Tak hanya memiliki cita rasa yang enak dan manis, kolak pisang juga mengandung segudang manfaat untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat kolak untuk kesehatan.
Salah satu manfaat kolak pisang untuk kesehatan, yaitu menjaga kesehatan pencernaan. Tak hanya dapat melancarkan pencernaan, kolak pisang juga sangat baik untuk kecantikan. Kandungan vitamin C yang tinggi pada pisang berperan penting untuk meningkatkan kolagen. Zat ini mampu mengencangkan dan menghaluskan kulit.
Selain itu, pisang juga kaya antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Dengan mengonsumsi kolak pisang secara teratur, mampu menjaga daya tahan tubuh dan mencegah berbagai macam penyakit. Kandungan vitamin B6 pada pisang berperan membantu meningkatkan metabolisme dan memecah protein. Saat metabolisme tubuh meningkat, tubuh akan menghasilkan energi dengan cepat. Selain itu, kandungan vitamin B6 pada pisang juga mampu meningkatkan produksi hemoglobin. Sehingga, kolak cocok dikonsumsi sehari-hari, terutama saat bulan Ramadhan. Salah satu manfaat kolak pisang adalah menurunkan tekanan darah. Pisang memiliki kandungan kalium yang dapat membantu mengatasi hipertensi. Kandungan magnesium pada pisang juga berperan penting dalam mengontrol tekanan darah. Sebuah studi menunjukkan, meningkatkan asupan magnesium efektif untuk menurunkan risiko tekanan darah. Oleh karena itu, kolak pisang sangat baik dikonsumsi penderita hipertensi.
Jika ingin makan kolak pisang di Palangka Raya bisa kita temui di beberapa warung warung tertentu. Terutama ketika bulan ramadhan tiba, sangat mudah untuk menemukan penjual kolak pisang dimana-mana.
Bingka Barandam

Bingka barandam namanya. Saking favoritnya, negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam pun amat menggemari kue ini.
Bingka barandam adalah kue khas masyarakat Banjar. Keunikannya terletak pada adanya kuah pada kue ini. Berbeda dari kue bingka pada umumnya, kue ini disajikan dalam rendaman saus manis. Dari sanalah nama bingka barandam diambil. Kata 'barandam' dalam bahasa Banjar berarti 'berendam'. Tekstur kue ini lembut dengan rasa manis dari rendaman sirup gula.
Yang unik, kue ini tak mudah ditemukan di hari-hari biasa. Namun, pada bulan Ramadhan kue amat mudah ditemukan di semua penjaja kue. Bingka barandam memang jadi menu wajib untuk berbuka warga Kalimantan. Varian bingka barandam pun beragam, ada tapai, kentang, labu, pandan, nangka, kelapa muda, hingga yang kekinian seperti cokelat dan keju. Selain itu, bentuk bingkanya pun bervariasi, ada yang dicetak berbentuk bunga, bulat, dan persegi.
Kurma

Kalau di bulan-bulan biasa jarang kita menemukan buah kurma melimpah di supermarket atau di pasar, berbeda saat Ramadhan. Buah kurma seakan menjadi buah yang wajib untuk dijual. Mulai dari bentuknya, jenisnya hingga harganya beragam di pasaran.
Kurma adalah buah yang banyak tumbuh di daerah padang pasir, seperti negara-negara di Timur Tengah. Buah ini juga sering dianjurkan untuk dikonsumsi saat buka puasa pada bulan Ramadhan. Konsumsi kurma pada bulan Ramadhan, seperti sunah Nabi Muhammad SAW, ternyata juga memiliki manfaat baik bagi kesehatan.
Terus apa sih alasan buah kurma hanya terkenal saat bulan puasa? Saat puasa, perut kita kosong selama beberapa jam sehingga metabolisme tubuh berjalan lebih lambat dari biasanya. Ketika berbuka puasa perut membutuhkan waktu beradaptasi untuk menerima makanan kembali dan buah kurma menjadi makanan yang mudah dicerna. Selain itu buah kurma kaya akan serat hingga mencegah sembelit saat puasa, dapat membunuh bakteri, merangsang enzim pencernaan dalam perut serta mengurangi tingkat kolesterol tinggi.
Es Pisang Ijo
Es pisang ijo terbuat dari pisang kukus yang kemudian dibalut kulit dadar hijau, disajikan bersama dengan kuah kental yang berasal dari olahan santan. Untuk melengkapinya, es pisang ijo diberi topping berupa sirop berwarna untuk menambah kenikmatannya.
Makanan ini diolah dari buah pisang, ada tiga pilihan pisang yang dapat dijadikan es pisang ijo, yaitu pisang ambon, pisang raja, atau pisang kepok yang sudah matang. Pisang kemudian dibalut dengan adonan tepung beras yang dicampur santan dan air daun pandan sehingga memiliki aroma khas pandan dan berwarna hijau. Kemudian pembuatan es pisang ijo dilanjutkan dengan memberi tambahan tepung terigu rebus yang kenyal, pilihan lainnya ialah diberi bubur sum-sum, lalu disiram dengan sirop merah khas Makassar serta diberi lelehan susu kental manis.
Es pisang ijo menjadi pilihan yang tepat untuk berbuka puasa, tumpukan es serut dan bongkahan es kecilnya memberikan kesegaran yang tepat untuk membatalkan puasa di sore hari.
Hintalu Karuang
Makanan khas Banjar ini mempunyai nama yang unik, yaitu Hintalu Karuang. Dalam bahasa Indonesia, Hintalu berarti telur dan Karuang berarti kelelawar. Kenapa dinamakan hintalu karuang? Bentuk masakannya yang bulat kecil dianggap mirip telur kelelawar. Dengan kuah gula kental manis serta santan menambah kenikmatan makanan ini.
Rasanya yang manis cocok sekali dijadikan takjil untuk berbuka puasa. Bahan utamanya yang berupa tepung ketan untuk membuatnya mudah sekali ditemukan di pasar tradisional maupun di mini market. Hintalu Karuang cocok dinikmati dengan teh hangat tawar, karena rasanya yang dominan manis.
Komentar
Posting Komentar